--> SPECIAL TEN: OLAHRAGA

deretan sepuluh terbaik


Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Juni 2018

10 Petenis Wanita Terseksi Saat Ini

10 Petenis Wanita Terseksi Saat Ini



Menonton pertandingan tenis memang seru dan menegangkan. Apalagi jika yang bertanding itu adalah petenis wanita berprestasi yang sexy dan cantik selain jago main tenisnya. Lalu siapakah petenis paling seksi saat ini? Tennis World USA membuat daftarnya.

Baca Juga :

1. Camila Giorgi (Italia)

Camila Giorgi yang sudah berusia 23 tahun adalah petenis cantik asal Italia dan juga mempunyai darah Argentina saat ini berada di peringkat no 54 dunia. Karirnya yang terbaik ialah di tahun 2012 pada saat kejuaraan Wimbledon di mana ia mencapai babak IV. Namun, Dia secara luas dianggap sebagai salah satu bintang tenis terindah, tercantik, dan terhot di dunia.


2. Mandy Minela

Banyak yang diharapkan dari Mandy Minella saat dia kembali profesional di tahun 2001 namun dia tidak pernah sesuai dengan harapan dan ia sekarang berusia 30 tahun dan dia berada di tengah-tengah karirnya.



3. Petra Kvitová (Republik Ceko)

Sejak tampil profesional di tahun 2006 ia telah memenangkan 17 gelar WTA termasuk dua gelar wimbledon di tahun 2011 dan 2014. Saat ini ia berada di peringkat no.6 di dunia, peringkat karir terbaiknya adalah no.2 di tahun 2011.


4. Maria Kirilenko (Rusia)


–– ADVERTISEMENT ––
2. Mandy Minela



Bintang tenis Rusia yang baru saja pensiun dari tenis profesional. Karirnya memiliki dampak besar pada tenis wanita pada dekade pertama milenium. Dia berpaling dari pro pada tahun 2001 dan kemudian meraih peringkat karir terbaiknya No.5 tahun 2011. Dan sekarang ia telah beralih profesi menjadi model, namun dia lebih fokus pada pemodelan baju renang daripada tenisnya.


5.Eugenie Bouchard (Kanada)


Eugenie Bouchard telah membuat beberapa kemajuan di tingkat tertinggi di tenis. Ia mencapai final Wimbledon 2014 setelah memulai tahun ini dengan tempat semifinal di Australia Terbuka dan Prancis Terbuka. Kesuksesannya di dalam dan di luar lapangan telah membuatnya menjadi nama besar di tenis dan dia secara luas dianggap sebagai the Next Sharapova.


6. Maria Sharapova (Rusia)


Tidak ada yang bisa menyamai keberhasilan komuter Sharapova yang berhasil tapi dia juga cukup bagus di lapangan. Dia memenangkan 35 gelar WTA untuk grand slam keempat dan mencapai peringkat status No.1 dunia pada tahun 2005 dan sejak itu menjadi top 5 player-nya.


7. Sania Mirza (India)


Sania Mirza lahir 15 November 1986 di Mumbai adalah petenis  profesional India, terkenal karena pukulan dasar forehand yang dahsyat. Dia memegang rekor sebagai pemain India dengan peringkat tertinggi selama lebih dari satu dekade di antara 2003-2013, setelah Ankita Raina pensiun dari kompetisi singel menempatkan di posisi teratas.


8. Elina Svitolina (Ukraina)


Salah satu bintang tenis terbaik dan yang akan datang, Elina Svitolina berasal dari Ukraina dan dianggap sebagai juara grand slam yang potensial dalam beberapa tahun. Dia telah memenangkan 4 gelar WTA dan 6 ITF dan penampilan terbaiknya di grand slam pada tahun 2015 saat ia mencapai perempat final Prancis Terbuka.


9.Ana Ivanovic

Ana Ivanovic lahir di Belgrade, Yugoslavia (kini Serbia), 6 November 1987adalah seorang petenis profesional. Pada 9 Juni 2008 Ivanovic menjadi pemain putri berperingkat satu di dunia setelah meraih gelar Perancis Terbuka setelah mengalahkan Dinara Safina di final. Ivanovic telah bermain pada tiga final Grand Slam, pada Perancis Terbuka 2007, dikalahkan oleh Justine Henin, Perancis Terbuka 2008 (juara) dan pada Australia Terbuka 2008, dikalahkan oleh Maria Sharapova. Ivanovic juga mencapai semifinal Wimbledon 2007 dan Women's Tennis Association Tour Championships pada 2007. Ia menduduki puncak singgasana WTA selama 12 minggu. Dan dia Wag's dari Schweinsteiger yang merupakan mantan pesepakbola Timnas Jerman.


10. Tsvetana Pironkova (Bulgaria)


Pemain tenis asal Bulgaria ini memulai debut profesional pada tahun 2002. Salah satu prestasi terbesar dalam karirnya adalah waktu mengalahkan Serena Williams sebanyak 3 kali dalam kejuaraan Grand Slam. Dia juga telah memenangkan 6 gelar ATP nih. Bagaimana, Hebat tidak ?


Senin, 28 Mei 2018

10 Petinju Terbaik Sepanjang Masa

10 Petinju Terbaik Sepanjang Masa



Sekarang ini banyak petinju yang dianggap oleh banyak orang sebagai petinju terbaik yang pernah ada. Para petinju tersebut juga bisa terkenal karena memiliki gaya bertinju yang unik. Sebagai petinju terbaik, mereka semua telah berhasil menjuarai beberapa gelar di berbagai kelas. Penasaran siapa saja petinju terbaik dunia tersebut? Mari kita simak daftar 10 petinju terbaik sepanjang masa berikut ini.

Baca Juga :

Setelah puas akan masa jayanya, 10 tahun kemudian Foreman pun memutuskan untuk berhenti dari dunia tinju. Hanya kekalahan ketika melawan Muhammad Ali lah yang benar-benar menghancurkan tidak hanya fisik namun psikisnya. Ketika pada masa kejayaan Mike Tyson, Foreman pernah mengajukan tantangan pada Tyson. Namun Tyson menolak pertandingan tersebut dengan alasan "Foreman is just piece of cake". Mendengar hal itu, Foreman pun berkata kepada orang yang mewawancarinya bahwa sebenarnya Tyson hanya takut melawan dirinya.

9. Sugar Ray Leonard


Tidak diragukan lagi bahwa Sugar Ray Leonard adalah salah satu dari sekian banyak petinju terbaik yang pernah ada, khususnya dalam kelas welterweight. Leonard adalah seorang jenius yang dapat membaca pikiran dari setiap lawan yang dia hadapi di atas ring. Leonard akan melancarkan pukulan keras dan fatal kepada lawannya. Akibat dari pukulannya tersebut mengakibatkan lawannya akan segera mengatakan menyerah.


8. Marvin Hagler 

Bermain di kelas yang sama dengan Floyd Mayweather, middleweight, sudah dipastikan Haglerlah yang akan dikenal sebagai petinju terbaik sepanjang masa. Lahir di New Jersey 23 Mei 1954, Hagler mengubah namanya menjadi Marvelous Marvin Hagler. Setelah dirinya memutuskan untuk mengakhiri karirnya sebagai petinju, Hagler berpindah menuju Itali. Di Itali, Hagler memulai karir baru dengan membuat film dengan budget yang rendah.


7. Archie Moore

Selain dikenal sebagai atlit tinju, Archie juga dikenal sebagaoi orang yang memiliki kepribadian baik. Rekor luar biasanya selama berlaga diatas tinju dengan berhasil menang sebanyak 181 kali, 145 KO membuat banyak orang mengatakan bahwa Moore lah atlit tinju terbaik sepanjang masa. Hanya jika Moore masih hidup dan tetap muda, tikan ada petinju dengan kelas yang sama akan berhasil mengalahkannya.


6. Roy Jones Jr

Satu-satunya petinju yang memulai karir di kelas light middleweight yang kemudian naik peringkat dan berhasil meraih gelar juara heavy world champion. Setiap orang yang melihat pertandingan Jones mengatakan bahwa petinju terbaik ini memiliki kecepatan pukulan yang tidak dimiliki oleh petinju jaman sekarang. Tidak hanya sekedar cepat, namun pukulan Roy Jones juga terkenal keras. Montell Griffin yang pernah berlatih bersama Floyd Mayweather berpendapat, Floyd mungkin petinju tercepat di era ini, namun kecepatannya tidak sebanding bila dibandingkan dengan Roy Jone


5. Julio Cesar Chavez

Layaknya para petinju lain, Chavez mengawali karirnya sebagai peintju amatir di usianya yang baru 16 tahun. Di tempat asal kelahirannya Meksiko, Chavez sudah dianggap sebagai pahlawan negara tersebut. Semua prestasi yang diraihnya tidak dapat disaingi oleh petinju manapun pada eranya. Dengan memenangi 104 pertandingan dan 80 kali berhasil mengKO lawannya, mengokohkan dirinya sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang masa.


4. Henry Armstrong

Petinju luar biasa yang sanggup membawa pulang 3 gelar juara dunia tinju dalam waktu yang bersamaan, dialah Henry Armstrong. Ketiga gelar bergengsi itu adalah gelar yang diperolehnya dalam beberapa kelas yang berbeda yakni featherweight, lightweight, dan welterweight. Dalam mempertahankan gelarnya tersebut. petinju yang lahir pada 12 Desember 1912 selalu melakukan latihan berat yang mungkin petinju lain lakukan. Segala latihan dan usaha keras Armstrong terbukti dengan beberapa kali usahanya dalam mempertahankan gelar welterweightnya. Gelar welterweightnya tersebut berhasil dipertahankan setelah menghalahkan banyak sekali petinju.


3. Muhammad Ali


Petinju kelas heavyweight asal Kentucky ini merupakan seorang petinju terbaik sepanjang masa yang terkenal akan gaya bertinjunya yang unik. Ali memiliki gaya tinju unorthodox dimana kedua tangannya tetap diposisi rendah dan selalu mengandalkan kecepatan kakinya untuk menghindar dari serangan lawan. Lahir pada tahun 1942, Ali telah mengoleksi banyak gelar kemenangan dengan 56 kali kemenangan, 37 diantaranya berhasil mengalahkan lawannya dengan KO.


2. Sugar Ray Robinson

Bagi orang yang hidup di era 1940 sudah pasti mengenal nama Sugar Ray Robinson. Robinson melakukan debut awal di dunia tinju pada 4 Oktober 1940 dan dianggap sebagai petinju terhebat di masa itu. Sebagai petinju yang terkenal di era 40an, Robinson telah mengalahkan banyak petinju lain dan mencipttakan rekor kemenangan yang cukup fantastis. Semasa hidupnya itu Robinson telah memenangi sebanyak 179 pertandingan dengan 109 kali KO.


1. Mike Tyson

Michael Gerard Tyson alias Malik Abdul Aziz (lahir 30 Juni 1966, New York City, Amerika Serikat) adalah petinju profesional dan mantan juara kelas berat. Kariernya yang sangat menjanjikan terhambat oleh berbagai kasus kriminal. Julukan Mike Tyson secara internasional adalah "Iron Mike", merujuk pada postur tubuhnya yang kuat bagaikan besi. Beberapa media massa yang lain lebih suka menyebutnya sebagai "The Baddest Man on Earth", yang merujuk pada perangainya yang buruk, baik di dalam maupun di luar ring tinju. Sedangkan pers Indonesia lebih senang menyebut Tyson sebagai "Si Leher Beton" merujuk pada lingkaran leher Tyson pada masa jayanya yang ekstra besar dari ukuran normal, dan tampak begitu kokoh.

10 Pembalap MotoGP Terbaik Sepanjang Sejarah

10 Pembalap MotoGP Terbaik Sepanjang Sejarah


Bagi para penggemar olahraga balapan MotoGP tentunya memiliki sosok pembalap idola. Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Pedrosa hanya sebagian dari sederet pembalap hebat di MotoGP. Namun selain mereka ternyata ada juga pembalap hebat yang dianggap sebagai legenda di MotoGP. Walaupun telah lama berhenti membalap, tapi nama mereka masih tetap dikenal sekarang. Inilah beberapa pembalap terbaik MotoGP sepanjang masa.

Baca Juga:

10. Jorge Lorenzo

Meskipun umurnya yang masih tergolong muda, namun nama Jorge Lorenzo dibilang cukup pantas untuk disejajarkan dengan sederet pembalap MotoGP terbaik sepanjang masa. Pembalap yang lahir di Spanyol 4 Mei 1987 ini telah meraih beberapa gelar juara ketika dirinya bermain di kelas 250cc. Sebanyak 2 kali dirinya menjuarai kelas 250cc yakni di tahun 2006 dan 2007. Di tahun 2007 itulah Lorenzo menjadi pembalap yang paling dominan dimana 9 kali pole potitionya berujung dengan 9 kali kemenangan. Sederet prestasi yang diraihnya tersebut membuat dirinya naik ke kelas MotoGP di tahun 2008 dan menjadi rekan 1 tim dari pembalap MotoGP hebat lain, Valentino Rossi. Di tahun 2015 kemarin dirinya berhasil mencuri titel champion dari tangan Valentino Rossi yang merupakan pesaing terberat dirinya.


9. Wayne Railey

Wayne Railey merupakan mantan pembalap American Grand Prix Motorcycle Road Racer. Kehadiran namanya dalam deretan pembalap terbaik MotoGP sepanjang masa ini bukanlah tanpa alasan. Selama di akhir tahun 1980an sampai awal 1990an, dirinya telah mengantongi gelar juara di kelas 500cc sebanyak 3 kali dan Daytona 200 sebanyak 1 kali. Banyak orang yang mengatakan bahwa Railey adalah salah pembalap hebat yang jenius. Railey tidak hanya dikenal sebagai pembalap yang cepat, tapi teknik yang dimilikinya juga sepsial dimana dia mampu menunggangi motornya dengan sangat mulus. Selain itu dirinya juga sangat pandai dalam mengatur strategi untuk mendahului lawan-lawannya.


8. Kenny Roberts

Kenny Roberts merupakan satu-satunya pembalap Amerika yang berhasil membawa pulang gelar juara Grand Prix Motorcycle Racing World Championship di tahun 1978.Roberts juga merupakan orang yang telah 2 kali memenangkan A.M.A . Grand National Championship. Dengan kemenangannya itu, membuat Roberts masuk ke dalam jajaran 4 pembalap American Motorcyclist Association (AMA) yang telah memenangkan AMA Grand Slam. Pembalap MotoGP hebat sepanjang sejarah ini memiliki nama panjang Kenneth Leroy Roberts. Seorang pembalap berkebangsaan Amerika yang lahir pada 31 Desember 1951 di California. Selain menjadi seorang pembalap, ternyata Roberts juga merupakan seorang pemilik dari sebuah tim balap motor.


7. Eddie Lawson

Pembalap MotoGP hebat satu ini dikenal dengan julukan Steady Eddie. Julukan itu diberikan padanya karena Lawson selalu berusaha keras untuk bisa menyelesaikan setiap balapan yang dilakukannya tanpa menabrak sedikitpun. Prestasi yang diraihnya di dunia balap motor telah membuatnya diakui dunia balap sebagai salah satu pembalap terbaik. Eddie Lawson tercatat telah memenangi 4 kali gelar juara Grand Prix motorcycle racing World Champion. Gelar tersebut dimenanginya pada tahun 1984, 1986, 1988 dan yang terakhir thaun 1989.


Setelah sekian banyak pembalap Amerika yang dianggap sebagai pembalap MotoGP terbaik sepanjang masa, kali ini giliran Inggris yang menunjukkan salah satu pembalap terbaik yang mereka miliki. Pembalap asal Inggris tersebut bernama Stanley Michael Bailey Hailwood. Lahir di Inggris pada 2 April 1940, Hailwood diberi penghargaan oleh banyak orang sebagai salah satu pembalap motor terbaik sepanjang masa. Bagi orang yang melihat cara uniknya dalam mengendarai, pasti tidak merasa heran dengan sebutan Mike The Bike yang diberikan padanya. Sangat tidak beruntung bagi dirinya dan juga penggemarnya, karena Hailwood meninggal dalam sebuah kecelakaan yang terjadi di Warwickshire, Inggris.


5. John Surtees

Masih berasal dari Inggris, John Surtees merupakan salah satu pembalap MotoGP terbaik yang merupakan mantan pembalap Grand Prix Motorcycle World Champion. Sepanjang karir sebagai pembalap motor, Surtess telah 4 kali menjuarai perlombaan Motorcycle World Champion di kelas 500cc. Gelar juaranya itu diraih pada tahun 1956, 1958, 1959, dan 1960.  Surtees mendirikan organisasi balap yang bernama Surtess Racing Organitation Team. Dimana dalam organisasi itu, Surtess berperan sebagai konstruktor formula 1, formula 2, dan formula 5000 dari tahun 1970 sampai 1978.



4. Geoff Duke

Geoffrey Ernest Duke, begitulah nama panjang dari pembalap MotoGP terbaik dunia satu ini. Lahir di Lancashire, Inggris pada 29 Maret 1923, pria ini telah beberapa kali memenangkan juara Motorcycle Grand Prix Road Racing World Champion. Duke mengawali karir sebagai pembalap motor di tahun 1950 dan memulai dari kelas 350cc. Walaupun sempat turun kelas ke 250cc Namun sepanjang karir, dirinya cukup sering mondar-mandir di kelas 350cc dan 500cc. Setelah 6 kali merengkuh gelar juara dunia, Duke akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia balap motor. Setelah pensiun, Duke diketahui beralih profesi menjadi seorang pebisnis di salah satu pulau di Inggris, Isle of Man. 


3. Michael Doohan

Michael Doohan adalah seorang mantan pembalap Grand Prix Motorcycle Road Racing World Championships yang berhasil memenangi 5 kali turnamen di kelas 500cc secara berturut-turut. Dirinya hanya kalah dari Valentino Rossi yang telah memenangi 7 gelar dan Giacomo Agustini 8 gelar.  Michael Doohan yang berasal dari Australia ini mengawali karir sebagai pembalap motor pada tahun 1989 di kelas 500cc. Doohan terbilang cukup lama menghabiskan waktunya menunggangi motor yakni selama 10 tahun. Namun prestasi yang telah diraihnya tidak bisa dianggap remeh.


2. Valentino Rossi

Inilah yang menjadi pembalap idola orang-orang masa kini, Valentino Rossi. Rossi merupakan pembalap MotoGP profesional asal Italia yang telah berkali-kali menjadi juara dunia. Segala prestasi yang diraih membuatnya menjadi salah satu pembalap terbaik sepanjang masa.  Rossi masuk ke dalam dunia balap motor karena dirinya ingin mengikuti jejak ayahnya Graziano Rossi. Rossi memulai karir profesionalnya pada tahun 1996 di kelas 125cc menggunakan motor Aprilia. Secara cepat, Rossi pun mengalami peningkatan dan mulai masuk dalam kelas 250cc dan berikutnya 500cc. Sayangnya tahun 2015 dirinya gagal meraih gelar juara setelah dirinya tidak mampu mengalahkan rekan setimnya Jorge Lorenzo.


1. Giacomo Agustini

Masih berasal dari negara yang sama dengan Valentino Rossi, Italia. Giacomo Agustini adalah pembalap MotoGP terbaik sepanjang masa di dunia yang tidak terbantahkan lagi. Dirinya telah berkali-kali menjuarai gelar juara world champion Grand Prix motorcycle road racer. Dengan julukan Ago, dirinya telah mencetak rekor mengagumkan dengan 122 kali memenangi Grand Prix dan 15 kali World Championship. Tercatat sebanyak 68 kali kemenangan serta 8 kali gelar juara dunia diraihnya pada saat dirinya membalap di kelas 500cc. Sisa gelarnya diraih ketika dia membalap di kelas 250cc.

Jumat, 23 Maret 2018

10 Pemain Sepakbola Terbaik Timnas Inggris Saat Ini

10 Pemain Sepakbola Terbaik Timnas Inggris Saat Ini

Kemampuan tak pernah menjadi masalah bagi Phil Jones; pemain Manchester United ini punya kemampuan yang bagus sebetulnya. Namun talentanya selalu ditahan oleh fisiknya yang cukup rapuh meski terlihat tegap. Jones adalah pemain brilian yang kurang cocok dengan jadwal padat sepakbola dua kali seminggu, dan itulah yang membuatnya seringkali cedera. Tetapi ketika ia fit, ia adalah salah satu bek terbaik negeri ini.

Baca Juga :

10. Phil Jones

Kemampuan tak pernah menjadi masalah bagi Phil Jones; pemain Manchester United ini punya kemampuan yang bagus sebetulnya. Namun talentanya selalu ditahan oleh fisiknya yang cukup rapuh meski terlihat tegap. Jones adalah pemain brilian yang kurang cocok dengan jadwal padat sepakbola dua kali seminggu, dan itulah yang membuatnya seringkali cedera. Tetapi ketika ia fit, ia adalah salah satu bek terbaik negeri ini.


9. Eric Dier

Dalam waktu lama, Dier menjadi pemain tanpa peran yang pasti. Ia adalah pemain yang bisa melakukan segalanya, namun bukan ahli di salah satu bidang. John O’Shea versi Inggris, mungkin. Namun musim ini, kedatangan Davinson Sanchez di Spurs membuat Dier lebih banyak bermain sebagai gelandang bertahan dan kini ia pun mendapatkan ganjarannya; ia bisa menampilkan performa yang luar biasa, termasuk saat melawan Real Madrid.


8. Adam Lallana

Kualitas Lallana bukan lagi sebuah rahasia, tetapi banyak orang berasumsi bahwa ia mungkin tidak begitu bagus. Namun, melihat bagaimana lini tengah Liverpool begitu rapuh tanpa ketenangan, kesabaran, dan kreativitas eks pemain Southampton ini, jelas sudah bahwa kualitasnya patut diakui.


7. Danny Rose
Danny Rose banyak cedera musim ini dan Ben Davies serta Ryan Bertrand (di klub dan di timnas) telah tampil hebat ketika ia absen dan Rose pun bisa saja terlupakan. Tetapi itu seharusnya tidak terjadi, mengingat kualitas dan konsistensi bek kiri ini selama dua musim terakhir.


6. Marcus Rashford

Marcus adalah pemain yang paling tak mengenal rasa takut di manapun ia bermain. Akan segera lepas dari usia remaja, Rashford kini bermain dengan ketenangan dan keseimbangan yang benar-benar luar biasa – Anda perlu melihatnya langsung untuk bisa mempercayai hal itu dimiliki oleh seseorang semuda dirinya. Cepat dan rajin melakukan tusukan, ia telah mengembangkan kemampuan barunya untuk bermain di sisi kiri sebagai penyerang sayap yang dinamis; seorang pemain yang bisa menerima bola dan menggiringnya ke depan, entah lewat sisi lapangan atau dengan tusukan ke tengah. Seseorang dengan bakat besar yang, dengan sedikit sentuhan, bisa menjadi pemain kelas dunia.


5. Kyle Walker

Sekarang baru disadari betapa besarnya potensi Kyle Walker setelah melihatnya berkembang dari seorang pemain satu-dimensi yang menjadi karakteristiknya dulu. Tetapi kegigihannya untuk belajar dan pembinaan yang bagus dari Mauricio Pochettino dan Pep Guardiola telah membuat Walker menjadi salah satu bek kanan terbaik di dunia. Walker kini sering bergerak aktif di sisi kanan serangan Manchester City dengan kemampuannya untuk menusuk dan melewati lawan.


4. John Stones

Keberadaan Walker yang membuat bek tengah manapun bisa bermain tenang telah memberikan John Stones kemajuan besar, yang telah berubah dari pemain yang sering bingung dan membuat kesalahan yang ia perlihatkan di musim 2016/17 lalu menjadi seorang pemain brilian. Stone telah mengubah gaya permainannya dengan begitu jauh dan kini ia terlihat jauh lebih meyakinkan dan menjadi seorang bek yang mampu memimpin rekan-rekannya – sesuatu yang selalu diekspektasikan atas dirinya. Arah kariernya sejauh ini mengingatkan kita pada Gerard Pique, seorang bek berbakat namun sering membuat kesalahan yang diubah oleh Pep Guardiola untuk menjadi seorang bek yang mampu memimpin timnya.


3. Dele Alli

Dele Alli telah merusak berbagai deksripsi atas dirinya berkali-kali. Awalnya dikenal sebagai seorang gelandang, Pochettino telah mengembangkannya menjadi pemain yang lebih terlihat seperti seorang penyerang. Ia bukan pemain No.9 yang bisa memimpin lini depan sendirian, tetapi lihatlah kualitas-kualitas terbaiknya; mencetak gol, mendribel, dan pergerakan tanpa bola – seorang penyerang bayangan yang bisa bermain seperti seorang target man mungkin lebih pas untuk mendeskripsikannya. Pemain berusia 21 tahun ini bahkan sebetulnya juga lebih luas dari itu, karena ia bisa terlibat juga dengan permainan di lini tengah, tetapi ia bukan seorang playmaker; mencetak gol adalah kualitas utamanya. Ia justru paling berbahaya ketika Anda tidak melihatnya selama beberapa waktu, karena ia akan terus bergerak, mencari ruang untuk dieksploitasi semaksimal mungkin dengan kemampuannya mencetak gol. Ia Thomas Muller versi Inggris.


2. Raheem Sterling


Seseorang dengan kemampuan dribel dan skill yang dinamis yang luar biasa, Raheem Sterling adalah pemain yang selalu dihujani kritikan di sepanjang kariernya yang baru saja dimulai. Namun, meski terus dihina dengan berbagai ujaran kebencian berbasis ras, sebagai pemain, Sterling terus melangkah maju. Musim ini, Sterling bahkan telah mengembangkan penyelesaian akhir yang mematikan; hanya dua pemain yang telah mencetak lebih dari 14 gol yang ia catatkan di Premier League dan tidak ada yang mampu menyaingi 30% konversi tendangannya. Faktanya, dari semua pemain di Premier League yang telah mencetak lima gol atau lebih di 2017/18, hanya Gabriel Jesus (32%) yang mampu mengalahkannya.


1. Harry Kane

Siapa lagi kalau bukan dia? Striker Spurs ini bahkan tidak mencetak satu gol pun di bulan Agustus, namun ia sudah mencatatkan 26 gol di semua kompetisi musim ini dari 27 pertandingan (meski konversi tendangannya tak pernah bagus karena catatannya di bulan itu). Sejak awal 2014/15, Kane telah mencetak 93 gol di 123 penampilan, lebih dari pemain manapun dalam periode tersebut. Jika ini belum cukup impresif, ia juga kini bermain hebat di Liga Champions, di mana ia telah mencatatkan enam gol dalam lima pertandingan. Jika ada yang masih meragukannya, penampilannya melawan Real Madrid adalah konfirmasi lebih jauh: Kane telah menjadi seorang penyerang kelas dunia. Pemain terbaik Inggris saat ini, sudah jelas, kan?